Malam Jum'at 15 Bulan Ramadhan, Haruskah Kita Khawatir ? - AL-KUTUB
News Update
Loading...

Thursday, May 7, 2020

Malam Jum'at 15 Bulan Ramadhan, Haruskah Kita Khawatir ?


Hari ini adalah hari kamis tanggal empat belas (14) bulan Ramadhan, Dan malam nanti adalah malam tanggal lima belas. Mungkin sebagian dari kita ada yang merasa khawatir untuk memasuki malam jum’at nanti. karena ada video yang tersebar memberi pesan seakan malam ini adalah malam yang mengerikan. Dalam video yang berdurasi kurang lebih dua menit itu di ceritakan bahwa akan terjadi jeritan suara keras yang bertepatan pada malam jum’at  lima belas bulan ramadhan. Video ini berhasil menakut-nakuti banyak orang karena di sandarkan pada hadis nabi riwayat Ibnu Masud :
وعن عبد الله بن مسعود رضي الله عنه عن النبي صلى الله عليه وسلم قال: " إِذا كانت صيحة في رمضان، فإنه يكون معمعة في شوال، وتميز القبائل في ذي القعدة، وتسفك الدماء في ذي الحجة والمحرم
Artinya : dari Ibnu Mas’ud R.A, dari Rosululloh S.A.W bersabda “ Bila terjadi jeritan di bulan Ramadhan, sesungguhnya akan terjadi huru hara di bulan sawal dan akan terjadi pecah belah golongn di bulan dzulqo’dah dan akan terjadi peperangan di bulan dzul hijjah dan muharrom,” alhadis
أخرجه الإمام أبو عبد الله بن نعيم بن حماد، في كتاب الفتن.
Hadis ini di keluarkan oleh Imam Abu Abdillah bin Naim bin Hammad dalam kitab -الفتن- Al-Fitan, dan di keluarkan  oleh Ibnul jauzi dalam kitab -الموضوعات-  Al-Mauduad, dan dikeluarkan oleh Imam Tobroni dalam kitab-الكبير- Al-Kabir dari Ahmad Bin Abdil Wahhab bin Najdah. Diceritakan oleh Abdul Wahhab bin Dohhak , diceritakan oleh Ismail bin iyas dari Al-Auzai dari Abdah bin Abi Lubabah dari Firus addailami.

Namun hampir semua fatawa hadis bersepakat bahwa hadis ini adalah hadis maudu’ hadis yang tidak sampai pada rosululloh, atau matruk hadis yang harus di tinggalkan yang tidak sah untuk dijadikan pegangan. Karena terdapat beberapa penyakit dari segi lafadz dan perawi hadis. Ismail bin Iyas adalah orang yang lemah hadisnya dan Ahman bin Wahhab bin Najdah menurut imam Al-Uqaili adalah orang yang harus ditinggalkan hadisnya. Memurut imam Daruqutni Ahmad bin Wahhab bin Najdah adalah orang yg mungkar hadisnya sedangkan Firus Addailami adalah orang yang dipertikaikan oleh ulama ahli hadis apakah dia hidup di zaman rosululloh atau tidak . Dari segi lafadz terdapat bebera kalimat yang seharusnya tidak ada melihat bahwa ini merupakan hadis yang mengabarkan sesuatau yang ghaib. seperti menyebut tanggal hari dan bulan dengan sangat jelas.

Dari beberapa ulasan ulamak ahli hadis seperti imam Daruqutni, Ibnu Abi Hatim arrozi, imam Al-Uqaili, imam Al-haistami, Ibnul jauzi dan lain sebagainya. Mereka sepakat bahwa hadis ini tidak sampai pada rosululloh di sebabkan alasan yang telah kami sebut di atas. Majlis fatwa Al-Azhar melarang keras untuk menyebarkan hadis ini karena dengan menyebarkannya anda sudah menyebrkan kebohongan atas nama Nabi Muhammad sollallohu alaihi wasallam.

Waalohu a’lam bissowab

Share with your friends

Give us your opinion

Notification
This is just an example, you can fill it later with your own note.
Done