Hikmah Di Sebalik Cobaan, Virus Corona.! - AL-KUTUB
News Update
Loading...

Sunday, April 12, 2020

Hikmah Di Sebalik Cobaan, Virus Corona.!


Nanti ketika seluruh manusia dan jin menunggu keputusan untuk di hisab di hari kiamat ada satu golongan yang membuat golongan lain meresa iri ya itu ahli bala'. Ahli bala' adalah sebutan bagi golongan manusia yang semasa hidupnya tidak lepas dari cobaan. Sakit, kelaparan, kehilangan dan lainnya. Mereka membuat iri golongan lain karena perlakuan sepesial yang mereka terima.
Salah satunya adalah yang di sebut dalam sebuah hadist yang di keluarkan oleh imam Tirmidzi dan yang lainnya.
وَأَخْرَجَ التِّرْمِذِيُّ وَغَيْرُهُ: «يَوَدُّ أَهْلُ الْعَافِيَةِ يَوْمَ الْقِيَامَةِ حِينَ يُعْطَى أَهْلُ الْبَلَاءِ الثَّوَابَ لَوْ أَنَّ جُلُودَهُمْ كَانَتْ قُرِضَتْ بِالْمَقَارِيضِ»
Artinya :[ Di hari kiamat ketika golongan ahli bala' menerima pahala atas cobaan yang tidak pernah berhenti menimpa mereka, orang-orang yang selalu sehat dengan kehidupan yang setabil akan berangan angan seandainya kulit mereka tercabik cabik dengan gunting karena melihat betapa beruntungnya para ahli bala' ]
Ahli bala' bahkan tidak di hisab karena mereka meninggal dalam keadaan terampuni seluruh dosa dosanya. Keterangan ini di sebut dalam sebuah hadist sahih riwayat imam tirmizdi dari abu hurairoh R.A
«مَا يَزَالُ الْبَلَاءُ بِالْمُؤْمِنِ وَالْمُؤْمِنَةِ فِي نَفْسِهِ وَمَالِهِ وَوَلَدِهِ حَتَّى يَلْقَى اللَّهَ وَمَا عَلَيْهِ خَطِيئَةٌ»
Tidak selesai selesai suatu cobaan menimpa orang mukmin baik laki atau perempuan, menimpa dirinya anaknya hartanya sampai dia bertemu alloh dalam keadaan tidak memiliki dosa satu dosa sekalipun.
Dalam kitab الترغيب والترهيب للمنذري Al-targhib wa Al-tarhib Syeikh abdul adhim al-mundziri mengeluarkan satu hadist yang menerangkan bahwa ahli bala’ adalah satu satunya golongan yang selamat dari hisab, bahkan ahli syahidpun tidak lepas dari hisab.
وَعَن ابْن عَبَّاس رَضِي الله عَنْهُمَا عَن النَّبِي صلى الله عَلَيْهِ وَسلم قَالَ يُؤْتى بالشهيد يَوْم الْقِيَامَة فَيُوقف لِلْحسابِ ثمَّ يُؤْتى بالمتصدق فينصب لِلْحسابِ ثمَّ يُؤْتى بِأَهْل الْبلَاء فَلَا ينصب لَهُم ميزَان وَلَا ينصب لَهُم ديوَان فَيصب عَلَيْهِم الْأجر صبا حَتَّى إِن أهل الْعَافِيَة لَيَتَمَنَّوْنَ فِي الْموقف أَن أَجْسَادهم قرضت بِالْمَقَارِيضِ من حسن ثَوَاب الله، رَوَاهُ الطَّبَرَانِيّ فِي الْكَبِير من رِوَايَة مجاعَة بن الزبير وَقد وثق. الترغيب والترهيب للمنذري (4/ 142)
Dari ibnu abbas R.A dari rosululloh S.A.W bersabda  Di datangkan orang orang yang mati syahid di hari kiamat kemudian di berhentikan untuk di hisab, kemudian di datangkan orang orang ahli sedekah maka di dirikanlah hisab atas mereka, kemudian di datangkanlah golongan ahli bala', maka tidak di dirikan timbangan bagi mereka dan tidak pula di di bagikan buku amalan bagi mereka, sebaliknya di tuanglah pahala atas masing masing dari mereka. sampai sampai orang yang selalu nyaman semasa hidupnya akan berangan angan seandainya tubuh mereka di cincang cincang dengan gunting karena melihat betapa indahnya pahala alloh”.
Berikut ini beberapa hadist yang juga menjelaskan keistimewaan ahli bala’ dan hikmah di sebalik ujian
وَالْبُخَارِيُّ وَغَيْرُهُ: «مَنْ يُرِدْ اللَّهُ بِهِ خَيْرًا يُصِبْ مِنْهُ» أَيْ يُوَجِّهْ إلَيْهِ مُصِيبَةً أَوْ بَلَاءً، وَصَحَّ: «إذَا أَحَبَّ اللَّهُ قَوْمًا ابْتَلَاهُمْ فَمَنْ صَبَرَ فَلَهُ الصَّبْرُ وَمَنْ جَزِعَ فَلَهُ الْجَزَعُ»
Imam bukhori dan yang lainnya juga mengeluarkan satu hadis yan berbunyi “Barang siapa yang alloh kehendaki untuk jadi baik maka alloh timpakan musibah atau bala’ padanya” Dan sah satu hadis yang berbunyi “Bila alloh suka dengan satu kaum maka alloh menimpakan bala’ atas mereka, siapa yang sabar maka mereka dapat pahala sabar dan siapa yang memberi reaksi lebih maka akan mendapatkan balasan atasnya”
وَأَخْرَجَ أَحْمَدُ وَأَبُو دَاوُد وَأَبُو يَعْلَى وَالطَّبَرَانِيُّ: «إنَّ الْعَبْدَ إذَا سَبَقَتْ لَهُ مِنْ اللَّهِ مَنْزِلَةٌ فَلَمْ يَبْلُغْهَا بِعَمَلٍ ابْتَلَاهُ اللَّهُ فِي جَسَدِهِ أَوْ مَالِهِ أَوْ فِي وَلَدِهِ ثُمَّ صَبَّرَهُ عَلَى ذَلِكَ حَتَّى يُبَلِّغَهُ الْمَنْزِلَةَ الَّتِي سَبَقَتْ لَهُ مِنْ اللَّهِ - عَزَّ وَجَلَّ »
Dan imam ahmad, abu daud, abu ya’la, dan juga imam tobroni mengeluarkan sebuah hadis yang berbunyi “sesungguhnya seorang hamba bila sudah di tulis oleh alloh satu derajat baginya kemudian dia tidak bisa mencapainya dengan amal kebaikan, maka alloh timpakan padanya satu cobaan di jasadnya atau hartanya atau anaknya kemudian alloh sabarkan hatinya atas cobaan itu sehinnga dia sampai pada derajat yang telah alloh tuliskan baginya sejak dulu”
Setelah alloh turunkan ayat 123 surah annisa’ yang berbunyi “ siapa yang melakukan satu keburukan maka ia akan di balas atasnya ” para sahabat merasa berat atas isi ayat ini. Lalu rosululloh bersabda “ iya di balas di dunia dengan musibah di badannya yang menyakitinya ”

Sahabat semuanya hari ini minggu 12 April 2020 kita masih bergelut dengan pandemik corona atau covid 19. Semoga semua ini juga bagian dari ujian alloh yang akan mengahapus dosa dosa kita
Sekian, Terima kasih

Refensi :
الزواجر عن اقتراف الكبائر 1/ 270
المؤلف: أحمد بن محمد بن علي بن حجر الهيتمي السعدي الأنصاري، شهاب الدين شيخ الإسلام، أبو العباس (المتوفى: 974هـ)
كشف الخفاء ت هنداوي  (2/ 232)
أسنى المطالب في أحاديث مختلفة المراتب (ص: 252)
الترغيب والترهيب للمنذري  (4/ 142)

Share with your friends

Give us your opinion

Notification
This is just an example, you can fill it later with your own note.
Done