Jangan Galau Hanya Karena Orang Tidak Percaya Sama Kita - AL-KUTUB
News Update
Loading...

Friday, January 10, 2020

Jangan Galau Hanya Karena Orang Tidak Percaya Sama Kita

Kadang kita merasa galau resah kesel atau ada perasaan yang campuraduk saat kita memahami sesuatu tapi orang tidak bisa mempercayainya. Atau saat kita berusaha untuk menjelaskan hal hal tapi orang lain tidak menghiraukannya. Padahal bagi kamu itu penting dan itulah yang benar, tapi orang lain justru memiliki pendapat yang sebaliknya.

Hal hal seperti ini sering kali terjadi. Entah itu dalam lingkup keluarga, di tempat kerja atau di mana saja dan tentunya itu sangat menyebalkan. Ingin rasanya kita berteriak agar semuanya bisa dengar tentang apa yang seharusnya orang tau, apa yang seharusnya orang fahami tentang hal ini. Akan tetapi tahukah kamu bagai mana al-qur’an mengajari kita tentang hal ini ?

Dalam surah [hud] ayat 25 samapi 28 alloh menceritakan kisah nabi nuh alaihissalam, bagaimana sikap nabiulloh yang sangat penyabar ini terhadap respon kaumnya ketika mereka di ajak untuk menuju jalan alloh mentauhidkan alloh dan meyakini bahwa dia adalah utusan alloh bagi mereka dan mereka berkata :

“ aku tidak melihatmu melainkan sebagai manusia biasa seperti kami, tidak ada yang lebih darimu atas diri kami, dan aku tidak melihat orang orang yang mengikutimu kecuali mereka yang lebih rendah dari kami “  arti dari surah [hud] ayat 26

Beginilah jawaban kaum nabi nuh atas ajakan yang di sampaikan olehnya. Mungkin kalau kita yang berada di posisi nabi nuh akan terus meradang dan membalas dengan kata kata yang kasar dan lebih menyakitkan. Sudah di ajak biak baik, di ajak juga karna kasian biar selamat nanti di akhirat eeh malah merendahkan. Tapi dia adalah seorang nabi dia tau harus bersikap seperti apa, maka inilah jawaban nabi nuh:


الجلالين مترجم للأندونيسية
قَالَ يَا قَوْمِ أَرَأَيْتُمْ إِن كُنتُ عَلَىٰ بَيِّنَةٍ مِّن رَّبِّي وَآتَانِي رَحْمَةً مِّنْ عِندِهِ فَعُمِّيَتْ عَلَيْكُمْ أَنُلْزِمُكُمُوهَا وَأَنتُمْ لَهَا كَارِهُونَ ( هود : 28 )
( Berkata Nuh, "Hai kaumku! Bagaimana pendapatmu ) coba katakan kepadaku ( jika aku ada mempunyai bukti yang nyata ) penjelasan yang nyata ( dari Rabbku dan diberi-Nya aku rahmat ) kenabian ( dari sisi-Nya tetapi rahmat itu disamarkan ) disembunyikan ( bagi kalian ) ( apa akan kami paksakan kalian menerimanya ) artinya apakah kami harus memaksakan kalian untuk menerimanya ( padahal kalian tiada menyukainya?" ) tidak mampu untuk melakukan hal tersebut

Begitulah dialog nabi nul yang penuh hikmah. Artinya apa ?. Kita tidak akan bisa memaksakan suatu pemahaman atau suatu pengetahuan pada orang lain asalkan kita sudah mencoba menjelaskan selebihnya biar alloh yang menentukan

*SEKIAN*
Silahkan di sahre jika bermanfaat. Dan jangan lupa tinggalkan komen di bawah
Saya tajuddin salam hangat

Share with your friends

Give us your opinion

Notification
This is just an example, you can fill it later with your own note.
Done