Dialog jibril Tentang Istirahat - AL-KUTUB
News Update
Loading...

Saturday, January 4, 2020

Dialog jibril Tentang Istirahat

Photo by Hernan Sanchez on Unsplash

Ini adalah dialag antara nabi muhammad dengan kekasihnya jirbril alaihissalam*

Bertanya Rosululloh kepada malaikat jibril  : apakah engakau tertawa,?
Jibril   : iya aku tertawa
Rosululloh : kapan,?
Jirbil   : ketika manusia di cipta, dan dari awal di lahirkan sampai meninggal dia sibuk mencari sesuatu yang tidak pernah di ciptakan di dunia*!! 

Lalu rosululloh merasa takjub dan berkata” apa yang amnusia cari cari yang tidak pernah di ciptakan di dunia “,?
Malaikat jibril menjawab : istirahat*!! Sesungguhnya alloh tidak mencipta istirahat di dunia, tetapi alloh menciptakannya di akhirat

Akan tetapi manusia sibuk mencari istirahat
 •Anak kecil berkata “ kapan ya aku besar “
 •Para remaja berkata “ andai aku dapat kembali ke masa kanak kanak “
 •Orang tua berkata “ andai aku bisa kembali ke masa muda “
 •Yang sudah kawin berkata “ andai aku dapat mengulang masa bujang “
 •Para bujang berkata “ seandainya aku sudah kawin “
 •Yang tidak kunjung punya anak berkata” seandainya aku di karuniai satu anak saja “
 •Yang sudah kawin satu berkata “ seandainya aku kawin dua. Dan seterusnya.
 
Andaian andaian itu adalah upaya untuk menggapai kata istirahat, mereka brfikir dengan terkabulnya andaian itu akan tercipta kata istirahat dalam hidup mereka, padahal istirahat itu tidak pernah akan mereka jumpai di dunia*!!


Siti maryam berkata “ seandainya aku mati sebelum ini “ dan dia tidak tahu bahwa yang ada dalam perutnya adalah seorang nabi yang sangat mulia, ya itu nabi isa.
Maka janganlah berputus asa atas derita yang berkepanjangan yang menimpamu

Nabimusa alaihissalam setelah nabi harun di kubur dia teringat hari perpisahnnya dan membayangkan gelapnya kuburan lalu tiba tiba dia merasa rindu dan menangis tersedusedu.
Lalu Alloh subhanahu wataala berfirman : 
wahai musa, seandainya aku mengizinkan ahli kubur untuk mengabarimu bagaimana perlakuan lembutku pada mereka, niscaya mereka akan mengabarimu, 
Wahai musa, aku tidak melupakan mereka di atas bumi selama hidup mereka selalu aku beri rizki apakah engkau berfikir aku melupkan mereka di bawah tanah terkubur begitu saja
Wahai musa, ketika mati seorang hamba aku tidak melihat pada seberapa banyak dia bermaksiat, tapi yang aku lihat adalah sedikitnya usaha mereka berbuat baik     

Share with your friends

Give us your opinion

Notification
This is just an example, you can fill it later with your own note.
Done